Timpora Gelar Rapat Bersama Pemerintah Kabupaten Paser
Tujuan rapat ini meningkatkan sinergitas dan semangat antar instansi di bidang pengawasan orang asin

By Imigrasi Balikpapan 11 Apr 2019, 08:35:29 WIBDaerah

Timpora Gelar Rapat Bersama Pemerintah Kabupaten Paser

Keterangan Gambar : PERKUAT KOORDINASI: Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) di Paser menggelar rapat guna meningkatkan pengawasan WNA di Bumi Daya Taka, di Ballroom Kuaro Hotel Bumi Paser, kemarin (9/4).


TANA PASER – Sejak terbentuk 11 Maret 2019 lalu yang melibatkan 40 instansi di Kabupaten Paser hingga level kecamatan. Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) yang dipimpin Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Balikpapan menggelar rapat dengan seluruh tim, dengan tujuan meningkatkan sinergitas dan semangat antar instansi di bidang pengawasan orang asing di Bumi Daya Taka.

Paser sendiri termasuk daerah yang berada di bawah Kanim Kelas I TPI Balikpapan selain Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kota Balikpapan. Kepala Divisi Keimigrasian Kemenkumham Kaltim Soenaryono mengatakan pentingnya kesepahaman tentang pengawasan warga negara asing (WNA) yang berkunjung ke Indonesia, baik itu urusan pekerjaan atau pun kunjungan wisata. Tujuan dibentuknya timpora ialah melaksanakan rapat, koordinasi, tukar saran dan informasi, dan melakukan operasi gabungan terkait pengawasan terhadap WNA.

“ Keberhasilan dalam pengawasan ini tidak bisa hanya di lakukan pihak Imigrasi, perlu dukungan pemerintah daerah dan unsur instansi vertikal lainnya. Apalagi menjelang pemil dan pasca pemilu, harus diperketat lagi pengawasannya,” kata Soenaryono, kemarin (9/4).

Sekretaris Daerah (Skeda) Kabupaten Paser Katsul Wijaya yang mewakili Bupati Paser menyampaikan dibutuhkan peran maksimal secara terpadu dari beberapa unsur pemerintahan seperti Kantor Imigrasi, yang memiliki kewenangan untuk mengatur dan mengawasi orang asing yang ingin keluar masuk wilayah Indonesia.

Alhamdulillah, sampai saat ini di Paser belum ditemukan orang asing yang diduga mencurigakan. Yang paling dikhawatirkan, dan harus dijaga-jaga adalah jika orang asing masuk secara ilegal, pelaku jaringan narkoba, pembawa penyakit menular, dan pelaku kriminal hingga isu yang sedang hangat yaitu ikut serta melakukan pencoblosan,” ujar Katsul.

Paser sendiri adalah rumah bagi beberapa perusahaan asing, sehingga konsekuensinya juga memiliki beberapa tenaga kerja asing. Perusahaan tempat tenaga kerja asing bekerja diharapkan bisa membantu pemerintah dan masyarakat Paser untuk mengenali mereka, sehingga ke depan, tidak ada salah paham karena tidak bisa membedakan antara tenaga kerja asing yang masuk ke Paser dengan dokumen resmi, dengan pendatang ilegal yang tidak jelas.

“ Besar harapan saya kiranya Kabupaten Paser mendapat perhatian dalam rencana kerja Kantor Imigrasi Kelas I TPI Balikpapan terkait pengawasan orang asing,” lanjutnya.

Kepala Kanim Kelas I TPI Balikpapan Sahat Pasaribu mengatakan timpora akan mengawasi segala bentuk kegiatan WNA khususnya yang sedang penelitian atau pun perjalanan jurnalistik. Di bidang tenaga kerja, seperti di Kecamatan Batu Sopang yang merupakan lokasi pertambangan, nantinya akan ada petugas dari Imigrasi ditempatkan yang mengawasi arus masuk kapal di pelabuhan. (Kaltim Post)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 4 Komentar untuk Berita Ini

  1. agus 26 Mei 2019, 08:10:15 WIB

    selamat bekerja

    Indonesian Portal [ //id.karinov.co.id/ ]
    Klik Teknologi [ //www.kliktekno.id/ ]
    Harga Printer Indonesia [ //www.dipocomp.net/ ]

    agus 26 Mei 2019, 08:10:50 WIB

    selamat bekerja

    Klik Teknologi [ www.kliktekno.id/ ]
    Harga Printer Indonesia [ www.dipocomp.net/ ]

    Klik Tekno 26 Mei 2019, 08:11:34 WIB

    semoga sukses rapatnya

    Harga Printer 26 Mei 2019, 08:15:04 WIB

    bagus bisa rapat bersama

View all comments

Write a comment