
Balikpapan— Kantor Imigrasi Kelas I TPI Balikpapan turut berpartisipasi sebagai exhibitor dalam kegiatan Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series Balikpapan 2026 yang berlangsung pada 10–12 Juni 2026 di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome.
Keikutsertaan Kantor Imigrasi Balikpapan dalam kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen dalam memperluas penyebaran informasi keimigrasian kepada masyarakat, pelaku usaha, exhibitor, investor, serta stakeholder sektor industri yang hadir dalam pameran berskala internasional tersebut. Selama tiga hari pelaksanaan, Kantor Imigrasi Balikpapan membuka booth pelayanan informasi keimigrasian yang memberikan layanan konsultasi terkait paspor, visa, izin tinggal, Golden Visa, dokumen tenaga kerja asing, serta kewajiban penjamin bagi orang asing di Indonesia.
Booth Imigrasi Balikpapan dilengkapi dengan layar sentuh interaktif yang terhubung dengan laman informasi digital, layar utama, dan layar vertikal untuk menampilkan berbagai informasi layanan keimigrasian. Media informasi digital tersebut juga diperbarui selama kegiatan berlangsung agar materi yang disampaikan tetap relevan dengan kebutuhan pengunjung.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Balikpapan, Adi Fachmianur, menyampaikan bahwa kehadiran Imigrasi dalam IEE Series 2026 merupakan langkah strategis untuk mendekatkan layanan dan informasi keimigrasian kepada masyarakat serta dunia usaha.
“IEE Series Balikpapan 2026 mempertemukan berbagai sektor strategis, mulai dari energi, pertambangan, minyak dan gas, konstruksi, hingga industri pendukung lainnya. Sektor-sektor tersebut memiliki keterkaitan erat dengan mobilitas orang asing, tenaga ahli, investor, maupun tenaga kerja asing. Karena itu, Imigrasi hadir untuk memberikan informasi, edukasi, dan kepastian layanan,” ujar Adi.

Pada hari kedua kegiatan, Kamis, 11 Juni 2026, Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Keneth Rompas, menyampaikan sosialisasi pada panggung utama IEE Series Balikpapan 2026 dengan mengangkat inovasi BENUA, yaitu Bina Edukasi dan Pengawasan Orang Asing di Kawasan Industri Nusantara.
Dalam paparannya, disampaikan sejumlah informasi strategis mengenai peran Imigrasi dalam mendukung investasi dan pembangunan industri, posisi Balikpapan sebagai gerbang menuju Ibu Kota Nusantara, Golden Visa sebagai instrumen pendukung pertumbuhan ekonomi nasional, serta ketentuan visa dan izin tinggal yang relevan bagi pelaku usaha, investor, tenaga ahli, dan tenaga kerja asing.

Selain itu, sosialisasi juga menekankan pentingnya penggunaan visa dan izin tinggal sesuai maksud, tujuan, dan kegiatan orang asing selama berada di wilayah Indonesia. Perusahaan yang bertindak sebagai penjamin juga diimbau untuk memahami tanggung jawabnya terhadap keberadaan dan kegiatan orang asing yang dijaminnya.

Selama pelaksanaan kegiatan, booth Kantor Imigrasi Balikpapan menerima total 40 kunjungan, dengan rincian 12 kunjungan pada hari pertama, 21 kunjungan pada hari kedua yang terdiri dari 19 WNI dan 2 WNA, serta 7 kunjungan pada hari ketiga. Sebagian besar pertanyaan pengunjung berkaitan dengan persyaratan dan alur pelayanan paspor, sementara beberapa pengunjung lainnya berkonsultasi mengenai visa, izin tinggal, dan ketentuan keimigrasian bagi tenaga kerja asing maupun investor.

Pada hari terakhir kegiatan, Jumat, 12 Juni 2026, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Timur, Syahrioma Delavino, turut meninjau booth Imigrasi Balikpapan bersama Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Balikpapan, Adi Fachmianur, dan Kepala Rumah Detensi Imigrasi Balikpapan, Danny Ariana.
Dalam kesempatan tersebut, rombongan juga meninjau sejumlah booth peserta pameran yang melibatkan perwakilan asing. Peninjauan ini menjadi sarana untuk melihat secara langsung dinamika kegiatan usaha sekaligus membangun komunikasi dengan para pelaku industri, khususnya pada sektor energi, pertambangan, migas, konstruksi, dan sektor pendukung lainnya.
Melalui keikutsertaan dalam IEE Series Balikpapan 2026, Kantor Imigrasi Balikpapan berharap informasi keimigrasian dapat semakin mudah diakses oleh masyarakat dan pelaku usaha. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat peran Imigrasi sebagai fasilitator pembangunan ekonomi, pendukung investasi, serta penjaga tertibnya keberadaan dan kegiatan orang asing di wilayah kerja Kantor Imigrasi Balikpapan.
Kantor Imigrasi Balikpapan akan terus mengembangkan media informasi digital dan memperluas kegiatan edukasi keimigrasian kepada masyarakat serta stakeholder industri, khususnya dalam mendukung posisi strategis Balikpapan sebagai pusat logistik, industri, dan gerbang utama menuju Ibu Kota Nusantara.
